Musim kemarau panjang sudah di depan mata. Menyikapi hal itu, jajaran Polres Rokan Hulu (Rohul) pun tak tinggal diam. Mereka menggenjot patroli di berbagai titik rawan. Tujuannya jelas: mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum benar-benar terjadi.
Kapolres Rohul, AKBP Emil Eka Putra, menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan. "Kami tidak hanya mengandalkan patroli darat," ujarnya. Menurutnya, pemantauan juga dilakukan secara real-time lewat aplikasi Dashboard Lancang Kuning untuk melacak hotspot.
Sejauh ini, hasilnya cukup menggembirakan. "Dari pantauan dan patroli di sejumlah lokasi rawan, kondisinya aman. Belum ada temuan titik panas atau api," jelas Emil dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Ia melihat ini sebagai indikasi positif. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, rupanya mulai tumbuh.
Namun begitu, ia tak mau jumawa. Emil mengajak semua pihak, dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk terus bersinergi. Upaya menjaga wilayah agar bebas karhutla ini sejalan dengan program Green Policing yang digaungkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
"Prinsipnya, lebih baik mencegah daripada menanggulangi," tegasnya.
Artikel Terkait
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen
SBY Sebut Hendropriyono Sebagai Mentor dalam Perjalanan Karier Militer