Oleh: Ridho Dwi Putranto
Jakarta. Suasana di kantor Kementerian Kebudayaan kemarin tampak berbeda. Kunjungan kehormatan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Pertemuan ini bukan sekadar formalitas belaka. Intinya, mereka membahas penguatan kerja sama budaya antara dua negara yang sudah bersahabat selama lebih dari tujuh dekade.
Fadli Zon membuka pembicaraan dengan menekankan satu hal penting. Keberadaan Kementerian Kebudayaan sebagai lembaga mandiri, katanya, adalah sebuah tonggak sejarah.
“Ini kementerian pertama yang khusus menangani kebudayaan, setelah 79 tahun kita merdeka. Sebelumnya, urusan budaya masih bergabung dengan pendidikan dan pariwisata,” jelas Fadli Zon, Kamis (2/4/2026).
Nah, dari pertemuan itu muncul beberapa rencana konkret. Yang paling utama adalah rencana kunjungan Menteri Kebudayaan Arab Saudi, Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan Al Saud, ke Jakarta dalam waktu dekat. Tujuannya jelas: menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) Kebudayaan yang masa berlakunya akan habis tahun 2027.
“Berkaitan dengan kerja sama kebudayaan, dalam 10 hari ke depan Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi akan berkunjung ke Indonesia,” ungkap Dubes Faisal Abdullah H. Amodi.
Di sisi lain, pembicaraan juga merambah ke ranah global. Indonesia memanfaatkan momen ini untuk mencari dukungan terkait pencalonannya di Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk periode 2026-2030. Tak cuma itu, kedua negara sepakat berkolaborasi mengajukan perluasan elemen warisan budaya ke UNESCO.
Misalnya, untuk elemen Kaligrafi Arab yang sebelumnya sudah diakui sebagai warisan multinasional oleh Arab Saudi. Indonesia mendorong agar perluasan elemen ini bisa dilakukan. Tak hanya kaligrafi, elemen lain seperti Majlis dan Pohon Kurma juga dibahas karena punya relevansi dengan praktik budaya di sini.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen