Wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,6. Guncangannya terasa kuat, dan tak lama setelahnya, peringatan tsunami pun dikeluarkan. Laporan dari lapangan mengonfirmasi, gelombang tsunami benar-benar menerjang beberapa titik di Sulut dan juga Maluku Utara.
Menurut sejumlah saksi, air laut tiba-tiba naik dan menggenangi daratan. Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan situasi yang terjadi.
"Berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami telah terdeteksi," ujarnya.
Dia mencatat setidaknya ada lima lokasi yang terdampak. Tiga di Maluku Utara, sisanya di Sulawesi Utara. Data dari Tide Gauge menunjukkan kapan dan seberapa tinggi gelombang itu datang.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen