Kebakaran Hanguskan Delapan Ruang Kelas di SMPN 2 Samarinda, Tak Ada Korban Jiwa

- Kamis, 02 April 2026 | 01:16 WIB
Kebakaran Hanguskan Delapan Ruang Kelas di SMPN 2 Samarinda, Tak Ada Korban Jiwa

Upaya memadamkan si jago merah ternyata butuh waktu tidak sebentar. Butuh empat puluh menit bagi gabungan petugas untuk mengendalikan situasi. Mereka mengerahkan tujuh unit mobil tangki, yang berasal dari pemda dan satuan pemadam swasta. Belum lagi dua puluh unit mesin pompa portabel yang dioperasikan oleh berbagai kelompok relawan kota. Upaya gabungan ini akhirnya berhasil.

Operasi di lapangan berjalan relatif mulus. Menurut Hendra, petugas gabungan tidak menemui kendala akses atau masalah teknis yang berarti. Mereka dibantu banyak pihak: dari PMI dan BPBD, sampai tim medis Info Taruna Samarinda. Bahkan petugas PLN langsung turun tangan memutus aliran listrik demi keamanan tim. Lalu lintas di sekitar lokasi pun diamankan oleh Dishub dan Polresta Samarinda.

Lalu, apa penyebabnya? Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik atau korsleting. Titik awalnya diduga berasal dari lantai dua bangunan sekolah yang akhirnya hangus itu.

Kerugian material jelas tidak kecil. Delapan ruang kelas rusak berat. Namun, di tengah musibah itu, satu hal patut disyukuri: semua orang selamat. Sekolah itu sepi dan kosong ketika api mulai membesar, sehingga bencana yang lebih parah bisa dihindari.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar