Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pagi ini. Getarannya terasa kuat, memicu peringatan dini tsunami dari BMKG.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, segera memberikan penjelasan. Menurutnya, gempa yang terjadi pukul 05.48 WIB ini masuk kategori gempa dangkal.
Ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan langsung, Kamis (2/4/2026).
Faisal lalu memaparkan penyebabnya. Gempa ini didorong oleh aktivitas deformasi kerak bumi di zona subduksi Laut Maluku. Analisis lebih lanjut menunjukkan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault sebagai pemicunya.
Artikel Terkait
AS Kehilangan 16 Drone MQ-9 Reaper Senilai Ratusan Juta Dolar dalam Operasi Gabungan dengan Israel
Trump Desak Sekutu Buka Kembali Selat Hormuz, Alihkan Beban dari AS
Perbaikan Jalan di Rasuna Said Sebabkan Macet Parah Menuju Mampang Prapatan
Trump Ancam Serang Iran dalam Dua hingga Tiga Pekan ke Depan