Namun begitu, kasus ini belum berakhir. Robby menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dikembangkan. Mereka tengah mendalami peran si pelaku dan yang lebih penting, menelusuri kemungkinan adanya jaringan di baliknya.
"Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap sindikat uang palsu tersebut terkait perencana dan jejaring peredarannya,"
tambahnya.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati. Terutama saat menerima pembayaran tunai dalam nominal besar. Periksa dengan teliti fitur keamanan uang. Kalau ragu atau menemukan uang yang dicurigai palsu, segera laporkan ke polisi terdekat atau hubungi call center 110.
Pengungkapan ini tentu jadi peringatan. Modusnya mungkin beragam, tapi kewaspadaan kita harus selalu sama.
Artikel Terkait
Batas Akhir Puasa Syawal 2026 Diprediksi 17 atau 18 April Akibat Perbedaan Penetapan Awal Bulan
Buronan KKB Pulan Wonda, Tersangka Penyerangan ke Jenderal Tito, Ditangkap di Papua
Polisi Bongkar Praktik Suntik Gas Subsidi ke Tabung Non-Subsidi di Karanganyar
Turki Siapkan Lima Jalur Cadangan Minyak dan Gas Antisipasi Blokade Selat Hormuz