Jadwal Timnas cukup padat. Laga pembuka melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Jika menang, mereka berpeluang melangkah ke final tanggal 30 Maret.
Mauricio, di sisi lain, tak keberatan melepas pemainnya. Justru sebaliknya. Dia melihat ini sebagai kesempatan berharga.
“Harapannya mereka dalam kondisi yang bagus untuk memenuhi panggilan Timnas. Menurut saya, itu hadiah besar untuk pemain sepak bola. Harapannya mereka sukses untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia,” ucap pelatih asal Brasil itu.
Jadi, sementara empat pemainnya berjuang di level internasional, Souza harus memutar otak menyusun strategi dengan sisa skuad yang ada. Tantangan sudah di depan mata. Semangat di Bojongsari memang kembali menggelora, tapi ujian sesungguhnya baru akan dimulai.
Artikel Terkait
Taiwan Absen dari Pertemuan WTO di Kamerun Akibat Sengketa Penamaan dalam Dokumen Visa
KPK Tangkap Modus Korupsi Fiskal yang Makin Canggih, Kemenkeu Diuji
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Warung di Bogor, Pemilik Luka Bakar
Persib Andalkan Pengalaman Juara di Sembilan Laga Pamungkas BRI Liga 1