Api berkobar di sebuah warung kelontong di Desa Cikodom, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Pagi itu, suasana yang biasanya tenang langsung berubah jadi riuh dan mencekam. Menurut keterangan resmi, biang keroknya adalah korsleting listrik.
Kadis Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi hal ini pada Selasa (24/3/2026).
"Objek terbakarnya warung. Sumber apinya dari korsleting listrik," ujarnya.
Kejadiannya berlangsung cepat, sekitar pukul 06.55 WIB. Sayangnya, kobaran api tak hanya melahap bangunan. Pemilik warung yang berusaha menyelamatkan situasi justru menjadi korban, mengalami luka bakar.
"Korbannya satu orang, luka bakar. Itu pemilik warungnya sendiri," jelas Yudi.
Ceritanya begini. Si pemilik warung sempat menyadari ada hubungan arus pendek di tokonya. Tapi nahas, api yang muncul langsung menjalar ke sebuah jeriken berisi bahan bakar yang kebetulan ada di dekat situ. Panik menghadapi situasi itu, sang pemilik berusaha menarik jeriken tersebut.
Malangnya, langkah itu justru memperparah keadaan.
"Jerikennya tumpah. Begitu bensinnya tumpah, apinya langsung membesar dengan cepat," bebernya.
Warga sekitar yang melihat kobaran api semakin hebat segera menghubungi petugas. Tim damkar pun bergerak cepat. Mereka tiba di lokasi pada pukul 07.13 WIB dan langsung turun tangan memadamkan si jago merah.
Butuh waktu hampir satu setengah jam untuk benar-benar mengendalikan situasi. Sekitar pukul 08.40 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Seluruh proses penanganan memakan waktu 1 jam 27 menit.
Kini, yang tersisa hanya puing-puing dan kisah pilu sebuah usaha kecil yang hangus dilalap api dalam sekejap.
Artikel Terkait
Laporan CIA Bantah Klaim Trump: Iran Masih Miliki 70 Persen Persediaan Rudal dan Mampu Bertahan dari Blokade Laut AS
Pemprov DKI Wajibkan Warga Pilah Sampah Mulai 10 Mei 2026, Sanksi Menanti Pelanggar
Kapolda Sumsel Dengar Langsung Aspirasi Warga Talang Betutu dalam Program Jumat Curhat
Pajak Tahunan Toyota Fortuner 2026 di Jakarta Diprediksi Tembus Rp13 Juta