Hanya sembilan pertandingan lagi. Itulah sisa perjalanan BRI Super League musim 2025/26, dan persaingan di puncak klasemen benar-benar memanas. Persib Bandung masih memimpin dengan 58 poin, tapi ancaman dari belakang sangat nyata. Borneo FC Samarinda mengintip dengan 54 poin, sementara Persija Jakarta tak mau kalah dengan 52 poin.
Di sisi lain, Persib punya modal berharga: pengalaman. Musim lalu, mereka berhasil mengunci gelar setelah mengalahkan Dewa United Banten FC. Kapten tim, Marc Klok, merasa pengalaman itulah yang akan sangat berguna di sisa kompetisi yang mencekam ini. Menurutnya, pelatih Bojan Hodak juga sudah paham betul cara merampungkan perlombaan ini dengan sempurna.
“Saya punya pengalaman dua musim terakhir dengan situasi begini, pelatih juga. Jadi kami akan berusaha untuk memahami betapa pentingnya setiap pertandingan dan berjuang hingga akhir, kita tahu kita harus fokus,” ujar Marc Klok, seperti dikutip dari Ileague.id, Selasa (24/3/2026).
Nuansa optimisme itu terasa kuat di dalam skuad. Para pemain sepertinya sudah punya pemahaman yang sama tentang langkah-langkah menuju juara. Bagi Klok, setiap laga yang tersisa adalah peluang emas. Ambisinya jelas: membawa Maung Bandung meraih gelar ketiga secara berturut-turut, sebuah pencapaian sejarah.
“Setiap pertandingan adalah kesempatan besar untuk mewujudkan tiga kali juara beruntun, untuk sejarah, mari kita lakukan,” imbuhnya penuh tekad.
Namun begitu, sang kapten juga mengingatkan. Euforia dan kepercayaan diri berlebihan justru bisa menjadi jebakan. Ia menekankan agar timnya tidak sekali-kali meremehkan lawan. Pendekatannya sederhana: perlakukan setiap pertandingan seperti final yang harus dimenangkan. Fokus hanya pada satu pertandingan di depan mata.
“Kami menatap laga demi laga, ada Semen Padang FC dulu, dan setiap pertandingan adalah final. Setiap pertandingan harus mendapat tiga poin, setiap pertandingan itu membuat kami lebih dekat dengan target,” tandas Klok.
Jalannya masih panjang, meski tersisa sedikit. Tekanan pasti ada, tapi bagi Persib, momentum dan pengalaman mungkin jadi kunci penentu di sembilan laga pamungkas ini.
Artikel Terkait
Kemlu Selidiki Dugaan Keterlibatan WNI dalam Penangkapan 2.251 Pelaku Penipuan Daring di Malaysia
Pentagon Rilis 162 Dokumen UFO untuk Publik, Trump Klaim Wujudkan Transparansi Penuh
Ribuan Warga Padati Jalanan Bogor Saksikan Pawai Budaya Milangkala Tatar Sunda
Pendiri Ponpes di Pati Tersangka Pemerkosaan Santri, Akui Perbuatan Setelah Ditangkap