Menghadapi kepadatan ekstrem ini, polisi pun terpaksa menjalankan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way. Menariknya, langkah ini dilakukan dua kali dalam sehari kemarin.
Di pagi hari, sistem diterapkan untuk arus menuju Puncak. Lalu, berbalik arah di siang hari untuk mengalirkan kendaraan turun ke Jakarta.
One way pagi berlangsung dari pukul 06.30 sampai 11.40 WIB. Dalam rentang waktu itu saja, kendaraan yang keluar-masuk tol sudah mencapai 42 ribu unit.
"Nah, saat kami terapkan one way turun, dari Puncak ke Jakarta, datanya yang terkumpul sampai jam sepuluh malam mencapai 46 ribu kendaraan," papar Ardian lebih lanjut.
Dari situ terlihat, arus turun ke Jakarta ternyata lebih dominan. Itulah sebabnya, rekayasa one way untuk arus turun harus dijalankan cukup lama, nyaris sembilan jam. Suasana pun bisa dibayangkan: lautan mobil yang merayap pelan, mencari celah untuk pulang.
Artikel Terkait
H+3 Lebaran, Jalan Menuju Ragunan Macet Parah Akibat Lonjakan Pengunjung
H+3 Lebaran, Ragunan Macet Total Dipadati Ratusan Ribu Pengunjung
Pemerhati Polri Soroti 600 Pengaduan dan Desak Pengawasan Modern
KPK Kembali Tahan Yaqut Cholil Qoumas di Rutan Usai Status Berubah