Seorang remaja berusia 14 tahun, Sayid Hidayatullah, meninggal dunia setelah terseret arus di Pantai Karangnaya, Sukabumi. Ia sempat hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Jasadnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Minggu sore, sekitar pukul lima. Lokasinya tak jauh dari tempat kejadian awal.
Menurut sejumlah saksi, pencarian dilakukan dengan membagi tim. Ada yang menyisir daratan ke arah timur, ada pula yang bergerak ke barat. Mereka mencari di sepanjang pantai dengan harapan yang kian menipis seiring berjalannya waktu.
Koordinator Pos Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan kronologi penemuannya.
"Sekitar pukul 17.00 WIB, korban terlihat di dekat pecahan ombak. Jasad korban kemudian terdorong arus ke pinggir pantai," ujarnya, Senin (23/3/2026).
Hanya sekitar 200 meter dari titik ia hilang, petugas yang berjaga akhirnya bisa melakukan evakuasi. Mereka sigap bergerak saat melihat jasad itu mulai terbawa ke bibir pantai.
Cuaca dan ombak yang tak bersahabat diduga menjadi penyebab utama musibah ini. Pantai Karangnaya memang dikenal memiliki arus bawah yang kuat dan kerap mengecoh para pengunjung. Sayangnya, peringatan itu sering kali diabaikan.
Keluarga korban telah diberitahu dan proses lebih lanjut sedang dilakukan. Kejadian ini kembali mengingatkan betapa berbahayanya bermain di pantai tanpa memahami kondisi alam sekitarnya.
Artikel Terkait
Prabowo Bantah Penolakan MBG, Tantang Kritikus Turun ke Petani dan Nelayan
Klopp Bela Aturan Jeda Minum di Piala Dunia 2026: Untungkan Pemain dan Pelatih
Gempa 6,9 Magnitudo Guncang Iwate, Jepang, Tak Picu Peringatan Tsunami
Presiden Prabowo Ajak Publik Pilih Langsung Logo HUT ke-81 RI, Polling Dibuka 24-28 Juni 2026