"Kami berharap untuk masyarakat juga bijak agar penyelidikan ini fokus dan tidak terganggu, tidak terintervensi oleh hal-hal yang dibuat sengaja untuk menyesatkan," ucapnya.
Dia meminta publik memberikan ruang dan waktu kepada penyidik. Dengan begitu, proses hukum bisa berjalan tuntas dan pelaku segera dicokok.
"Kami juga memohon kepada seluruh warga masyarakat untuk memberi ruang kepada penyidik, waktu, agar penanganan penyelidikan ini paripurna dan kita dapat melakukan mengejar pelaku yang melakukan penyiraman terhadap cairan berbahaya kepada aktivis," imbuh Budi.
Peristiwa yang menyasar Andrie Yunus ini terjadi Kamis (12/3) malam lalu di Jakarta Pusat. Saat itu, ia baru saja menghadiri acara podcast di kantor YLBHI dan sedang dalam perjalanan pulang. Dua orang pelaku mendatanginya dan menyiramkan cairan keras sebuah aksi yang kini tengah dikejar polisi, di tengah hiruk-pikuk informasi yang simpang siur.
Artikel Terkait
Kebakaran Rumah di Mampang Prapatan, Tak Ada Korban Jiwa Berkat Respons Cepat
Polisi Gunung Putri Bantu Warga Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis
Jusuf Kalla dan Guru Besar Bahas Ancaman Defisit Anggaran Daerah
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah