Dari balkon Basilika Santo Petrus, seruan itu kembali bergema. Paus Leo XIV, dalam doa Angelus mingguannya, sekali lagi mendesak diakhirinya kekerasan yang melanda Timur Tengah. Suaranya terdengar berat, penuh keprihatinan yang mendalam.
"Sudah dua minggu lebih, saudara-saudari terkasih, rakyat di sana hidup dalam kengerian perang," ujarnya, seperti dilaporkan AFP pada Minggu (15/3/2026).
Ribuan nyawa tak berdosa melayang. Banyak lagi yang terpaksa kabur, meninggalkan segala yang mereka miliki. Situasinya sungguh memilukan.
"Saya ingin menyatakan kembali kedekatan saya dengan mereka yang berduka," tambahnya. Serangan-serangan itu, yang menyasar sekolah, rumah sakit, hingga permukiman warga, telah meninggalkan luka yang dalam.
Di sisi lain, Paus secara khusus menyoroti situasi di Lebanon. Keadaan di sana disebutnya sangat mencemaskan.
Artikel Terkait
Delapan Anggota Polisi Gaza Tewas dalam Serangan Udara Israel di Zawaida
KPK Tegaskan Penindakan Korupsi Tetap Berjalan Jelang Libur Lebaran 2026
Satgas PRR Berhasil Kosongkan Tenda Pengungsian di Sumut dan Sumbar
Iran Tegaskan Tidak Akan Bernegosiasi dengan Amerika Serikat