MURIANETWORK.COM - Persib Bandung menghadapi situasi yang sangat berat di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Setelah dikalahkan Ratchaburi dengan skor telak 0-3 dalam laga pertama di Thailand, Rabu (11 Februari 2026), tim asuhan Bojan Hodak itu kini terpaksa harus mengejar ketertinggalan besar di leg kedua kandang. Kekalahan ini juga menjadi debut pahit bagi penyerang anyar mereka, Sergio Castel.
Debut yang Tidak Sesuai Harapan
Laga tandang ke markas Ratchaburi berjalan jauh dari harapan bagi skuad Maung Bandung. Mereka tampil di bawah performa terbaik dan harus pulang dengan kekalahan tiga gol tanpa balas. Beban psikologis dan taktis dari hasil ini tentu tidak ringan, terlebih bagi Castel yang baru pertama kali membela Persib di ajang bergengsi kontinental.
Penyerang asal Spanyol itu dengan jujur mengakui penampilan buruk timnya. Namun, di balik kekecewaan, masih tersimpan secercah harapan.
“Pengalaman yang buruk tentu saja, kami tidak bermain dengan baik. Tapi tidak apa-apa, kami masih punya kesempatan pada leg kedua dan mencoba untuk bisa lolos,” ungkap Castel, seperti dikutip dari laman resmi kompetisi.
Misi Hampir Mustahil dan Harapan di Kandang
Matematika untuk lolos ke perempat final kini sangat sulit. Persib wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal empat gol tanpa kebobolan saat menjamu Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18 Februari 2026). Meski misi tersebut terlihat hampir mustahil, nuansa pertandingan kandang diyakini bisa menjadi faktor pembeda.
Artikel Terkait
Jay Idzes Soroti Energi dan Taktik Baru John Herdman di Debutnya dengan Timnas Indonesia
Pelatih Bulgaria Buka Peluang Kembali Berkarier di Indonesia
AS Roma Minat Rekrut Mohamed Salah, Syaratnya Potong Gaji Drastis
Herdman Soroti Tiga Pemain Kunci untuk Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030