MURIANETWORK.COM - Seorang pemuda berusia 35 tahun di Kecamatan Wonoasri, Madiun, tewas setelah tertabrak kereta api pada Kamis (12/2/2026) sore. Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban yang berinisial SH diduga sengaja menabrakan diri ke kereta dalam kondisi depresi, tak lama setelah ibunya meninggal dunia pada hari yang sama.
Kronologi Kejadian
Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Tim kepolisian dari Polsek Wonoasri langsung bergerak untuk memproses Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai laporan diterima. Kapolsek Wonoasri, AKP Eka Supriyadi, mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Betul kejadian warga menabrakkan diri ke kereta api kejadian sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB dan saat ini baru selesai melakukan olah TKP,” jelasnya.
Jenazah korban ditemukan tak bernyawa di lokasi. Proses autopsi kemudian dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar penyelidikan sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Kunjungan Wisata Jatim Tembus 5,3 Juta, Naik 18 Persen
Subaru Sambar 2026 Perbarui Fitur Keselamatan, Pertahankan Desain Ikonik
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden