FEYENOORD Raheem Sterling sudah tiba di Belanda, tapi belum bisa langsung bergabung latihan. Masalahnya klasik: izin kerja. Pemain berusia 31 tahun itu harus menunggu dokumennya selesai sebelum akhirnya bisa turun ke lapangan bersama rekan-rekan barunya di Feyenoord.
Kepindahannya ke raksasa Eredivisie ini memang cukup mengejutkan. Sterling baru saja mengakhiri kontraknya di Chelsea dengan kesepakatan bersama, dan sebagai pemain bebas transfer, dia punya banyak pilihan. Tapi, alih-alih bertahan di Inggris, dia memilih petualangan pertama di luar negeri dengan klub yang saat ini duduk di posisi kedua klasemen itu.
“Saya yakin Feyenoord adalah tempat yang tepat untuk saya,” ujar Sterling.
“Bermain di luar negeri menghadirkan tantangan yang sama sekali baru, dan saya tidak sabar untuk memulainya.”
Menunggu izin kerja bukan satu-satunya halangan. Sterling belum main sama sekali musim ini. Setelah dikucilkan di Chelsea, dia cuma latihan individu selama berbulan-bulan. Artinya, butuh waktu sebelum dia benar-benar fit dan siap tampil. Penggemar Feyenoord harus bersabar dulu.
Marcel van der Kraan, pakar sepak bola Belanda, melihat sisi positif dari langkah ini. Menurutnya, lingkungan baru di Rotterdam justru yang dibutuhkan Sterling.
“Saya pikir inilah yang dibutuhkan Raheem. Ia datang ke lingkungan yang mungkin ia butuhkan setelah sekian lama tidak bermain,” kata Van der Kraan kepada talkSPORT.
Artikel Terkait
PSM Makassar Targetkan Lima Kemenangan Beruntun di April untuk Hindari Degradasi
Kemenangan Tanjung Verde di FIFA Series Perkecil Peluang Yuran Fernandes ke Piala Dunia
Legenda PSM: Kekalahan 0-1 Indonesia Tak Gambarkan Permainan yang Setara Lawan Bulgaria
Calvin Verdonk: Dony Tri Pamungkas Punya Kualitas untuk Bermain di Eropa