Kepanikan mewarnai proses evakuasi warga saat api mulai merambat ke sejumlah rumah di permukiman padat penduduk Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebakaran yang melanda kawasan tersebut kini telah berhasil dipadamkan setelah melalui proses pemadaman yang berlangsung selama tujuh jam.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, memastikan bahwa pasokan air di lokasi kejadian mencukupi selama operasi pemadaman berlangsung. Kondisi ini menjadi faktor penting yang memungkinkan petugas mengendalikan api dalam waktu yang relatif terukur.
“Memang ada beberapa warga masyarakat yang dibawa ke rumah sakit itu karena luka ringan dan sesak karena asap,” kata Bayu dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Di tengah proses pemadaman, warga terlihat hilir mudik mengevakuasi barang-barang berharga menuju Lapangan Jusuf Hamka yang dijadikan sebagai titik lokasi pengungsian. Suasana mencekam sempat terasa ketika api mulai merembet mendekati pemukiman.
Salah seorang warga sekaligus Sekretaris Gabungan RT 12 hingga 16 RW 04 Kebon Kosong, Supriatin, menceritakan momen kepanikan yang dialaminya. “Saya baru pulang ngojek, apinya sudah besar. Saya panik karena istri saya sedang sakit di rumah,” ungkapnya.
Supriatin menambahkan bahwa istrinya sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal yang menyelimuti lokasi kejadian. Meskipun sempat dilanda kekhawatiran, ia memastikan seluruh anggota keluarganya yang berjumlah tiga orang dalam kondisi selamat dan telah berada di tempat yang aman.
Artikel Terkait
Ketua BKSAP DPR Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Meningkat Signifikan, Catat Sejumlah Masalah Teknis
Dino Patti Djalal Beri Lima Rekomendasi ke Prabowo untuk Kurangi Perjalanan ke Luar Negeri Demi Efisiensi Anggaran
Kebakaran Hebat di Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, 620 Jiwa Mengungsi
Pemerintah Siapkan Lapangan Jusuf Hamka sebagai Pos Pengungsian Korban Kebakaran Kebon Kosong