"Kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis untuk terus ikut menjaga institusi kami. Agar betul-betul bisa mewujudkan Polri yang civilian police sesuai harapan masyarakat," jelasnya lagi.
Lalu, pembicaraan beralih ke ranah global. Kapolri menyoroti upaya pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Tujuannya ganda: menjaga perdamaian dunia sekaligus mengatasi dampak krisis internasional. Fokusnya kini adalah mendorong kemandirian, lewat ketahanan pangan dan energi.
"Seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid. Kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama," ucapnya.
Di penghujung sambutan, ada pesan khusus untuk anak muda. Sigit mengingatkan tentang momentum bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada 2030-2035. Soliditas hari ini, katanya, adalah modal menuju Indonesia Emas 2045.
"Jangan sampai momentum ini lewat. Di situasi krisis yang ada, kita harus solid, bersatu. Membawa negara kita dari berkembang menjadi maju," pungkas Kapolri.
"Kita titipkan pada para generasi muda untuk bersiap. Menjadi calon-calon pemimpin pada saat Indonesia Emas di tahun 2045 nanti."
Artikel Terkait
Pemimpin Tertinggi Iran Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz
Korlantas Resmikan Command Center Canggih untuk Pantau Mudik 2026
Pemprov Babel Siapkan Posko Terpadu Antisipasi Lonjakan Mudik 2026
Dua Orang Terluka dalam Penembakan di Kampus Universitas Old Dominion