Henik menegaskan komitmen ini. Brimob akan terus hadir dalam situasi bencana semacam ini. Ini bagian dari upaya memberikan pelayanan cepat, mulai dari evakuasi, pengamanan, hingga pemulihan kondisi pascabanjir.
Hingga siang tadi, proses evakuasi dan bagi-bagi bantuan di Periuk masih terus berjalan. Kondisinya lumayan terkendali, meski personel tetap siaga memantau. Mereka waspada terhadap segala kemungkinan dampak lanjutan dari banjir ini.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan penjelasan lebih rinci. Personel Brimob memang sengaja diterjunkan ke titik-titik terparah. Fokusnya adalah menyelamatkan kelompok rentan para lansia, anak-anak, dan mereka yang sedang sakit. Perahu karet, peralatan SAR, dan logistik darurat sudah disiapkan.
Jadi, upaya tanggap darurat masih berlangsung penuh. Di lapangan, kerja sama antar instansi terus dikoordinasikan untuk meredam dampak bencana yang datang tiba-tiba ini.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Rapat Strategis Evaluasi Swasembada dan Persiapan Lebaran
Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi, Buronan Kasus Ekstasi Diamankan
Wali Kota Banjarmasin Ajak Ormas Atasi Sampah dan Banjir
Tiga ABK Indonesia Hilang Usai Kapal Tugboat Meledak dan Tenggelam di Selat Hormuz