Kawasan Periuk di Tangerang benar-benar terendam. Genangan air yang mencapai lima meter menyapu permukiman penduduk, mengubah jalan-jalan menjadi aliran sungai yang deras. Situasi ini memaksa warga mengungsi, sementara bantuan segera dikerahkan.
Di tengah kondisi darurat itu, personel Brimob Polda Metro Jaya turun langsung ke lokasi. Mereka tak hanya membantu mengevakuasi warga yang terjebak, tetapi juga membawa serta bantuan logistik mendesak seperti makanan dan air minum.
Menurut Dansat Brimob, Kombes Pol Henik Maryanto, wilayah yang paling parah terdampak adalah RW 11 di Kelurahan Periuk.
Kehadiran mereka, kata Henik, adalah wujud nyata Polri di tengah masyarakat yang sedang kesusahan. Tujuannya jelas: memastikan penanganan pascabanjir berjalan aman dan membantu warga yang masih berjuang melawan genangan di rumah mereka.
Namun begitu, wilayah Periuk bukan satu-satunya. Operasi kemanusiaan serupa juga digelar di dua titik lain yang tak kalah parah, yaitu Perumahan Duren Villa dan Ciledug Indah di daerah Ciledug. Tim SAR Batalyon C Pelopor yang ditugaskan di sana.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Rapat Strategis Evaluasi Swasembada dan Persiapan Lebaran
Presiden Prabowo Janji Bantu Biaya Kuliah Kedokteran untuk Pelajar Nias
Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi, Buronan Kasus Ekstasi Diamankan
Wali Kota Banjarmasin Ajak Ormas Atasi Sampah dan Banjir