Warga Ampenan Menanti Kepastian Pembangunan Pemecah Gelombang

- Minggu, 08 Maret 2026 | 10:15 WIB
Warga Ampenan Menanti Kepastian Pembangunan Pemecah Gelombang

Pembangunan riprap ternyata berkait erat dengan rencana lain yang sedang digarap: Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Bintaro. Proyek ini ingin menata kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Pejabat Pembuat Komitmen proyek, Diana Santiani Irawan, menjelaskan konsepnya.

“Kampung Nelayan Merah Putih Bintaro mengusung konsep kawasan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Di sana rencananya akan dibangun fasilitas lengkap. Mulai dari cold storage, pabrik es, bengkel, sampai pasar ikan higienis. Progresnya sekarang sekitar 10 persen lebih, fokus pada penataan lahan. Targetnya selesai tahun ini.

Namun, semua rencana bagus ini punya satu prasyarat mutlak: perlindungan pantai yang memadai. Tanpa itu, investasi besar-besaran di kawasan pesisir bisa hancur diterjang gelombang dan banjir rob. Jadi, riprap bukan cuma untuk melindungi rumah, tapi juga untuk menjamin masa depan program pemberdayaan ini.

Masa Depan yang (Mungkin) Lebih Cerah

Sebenarnya, pemecah gelombang yang kokoh bisa membuka peluang baru. Ia memberi kepastian bagi usaha kuliner dan mikro di sepanjang pantai untuk beroperasi tanpa selalu was-was dengan cuaca ekstrem.

Ampenan sendiri punya potensi wisata yang unik. Sebagai kota tua dengan sejarah perdagangan yang kaya, dayatariknya berbeda dari daerah lain di Lombok. Dengan penataan yang baik, riprap bisa jadi lebih dari sekadar benteng. Ia bisa dijadikan ruang publik jalur pedestrian untuk menikmati senja, tempat memancing, atau sekadar spot nongkrong yang aman.

Desain yang estetis bisa mengubahnya menjadi bagian dari lanskap wisata. Bayangkan wisatawan jalan-jalan di sepanjang tanggul sambil menikmati hempasan ombak yang sudah “dijinakkan” oleh susunan batu itu.

Pada akhirnya, ini semua bermuara pada satu hal: rasa tenang. Bagi keluarga yang sudah turun-temurun hidup di tepi laut, keamanan lingkungan adalah segalanya. Pembangunan pemecah gelombang, oleh karena itu, lebih dari proyek infrastruktur belaka. Ia adalah investasi untuk melindungi ruang hidup, menstabilkan ekonomi, dan mempertahankan identitas Ampenan yang bersejarah.

Benteng batu itu kelak mungkin tidak hanya menahan ombak, tetapi juga menjaga agar cerita panjang Ampenan tidak ikut terkikis dan tenggelam ditelan waktu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar