Meski begitu, intelijen AS sendiri belum menemukan bukti bahwa Rusia secara langsung mengarahkan Iran soal cara memanfaatkan informasi tersebut. Artinya, belum jelas apakah Moskow memberi perintah spesifik atau sekadar memberikan bahan mentah intelijen.
Kalau laporan ini benar, ini jadi tanda penting. Bisa jadi ini indikasi pertama bahwa Rusia mulai ikut campur walau secara tidak langsung dalam konflik yang dipicu serangan AS-Israel itu. Sebuah perkembangan yang pasti akan diawasi ketat oleh semua pihak.
Laporan serupa juga disampaikan media seperti The Washington Post dan Euronews. Mereka mengonfirmasi adanya kekhawatiran di kalangan pejabat AS bahwa informasi dari Rusia itu bisa dipakai untuk melancarkan serangan di kawasan Teluk.
Artikel Terkait
Kapolri Ajak Buruh dan Ojol Jaga Stabilitas Nasional, Siapkan Panic Button untuk Pengemudi
Wakil Ketua MPR Soroti Kesenjangan Gender dan Kekerasan pada Peringatan Hari Perempuan Internasional
Andre Rosiade: Kiriman Perantau Selamatkan Ekonomi Sumbar yang Lesu
Hujan Tak Halangi Pawai Ogoh-Ogoh, Gubernur DKI Ramaikan Festival Nyepi 2026