Konflik di Timur Tengah kembali memanas. Pemicunya, serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran yang terjadi sepekan lalu. Situasi ini makin rumit dengan laporan terbaru soal keterlibatan pihak lain. Rusia, menurut intelijen AS, disebut-sebut telah membocorkan informasi rahasia kepada Iran.
Informasi itu diduga bisa dipakai Teheran untuk menyerang aset militer AS di kawasan itu. Menurut dua pejabat AS yang tahu persoalan ini, data dari Moskow berpotensi digunakan untuk menargetkan kapal perang, pesawat, dan berbagai aset militer Amerika lainnya yang beroperasi di Timur Tengah.
Kedua pejabat itu bicara dengan syarat anonim. Mereka memang tidak punya kewenangan untuk membahas hal-hal sensitif semacam ini di depan publik.
Artikel Terkait
Kapolri Ajak Buruh dan Ojol Jaga Stabilitas Nasional, Siapkan Panic Button untuk Pengemudi
Wakil Ketua MPR Soroti Kesenjangan Gender dan Kekerasan pada Peringatan Hari Perempuan Internasional
Andre Rosiade: Kiriman Perantau Selamatkan Ekonomi Sumbar yang Lesu
Hujan Tak Halangi Pawai Ogoh-Ogoh, Gubernur DKI Ramaikan Festival Nyepi 2026