Andre Rosiade: Kiriman Perantau Selamatkan Ekonomi Sumbar yang Lesu

- Minggu, 08 Maret 2026 | 11:35 WIB
Andre Rosiade: Kiriman Perantau Selamatkan Ekonomi Sumbar yang Lesu
Laporan Pelepasan Mudik Gratis

Suasana ramai sudah terasa sejak pagi di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat. Di bawah langit cerah Minggu (8/3/2026) itu, sebanyak 100 bus berjajar rapi, siap mengantar warga perantauan pulang ke Sumatera Barat. Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, hadir langsung untuk melepas keberangkatan mudik gratis 'Pulang Basamo' edisi tahun ini.

Pelepasan resmi berlangsung sekitar pukul 10.38 WIB. Begitu bendera dikibarkan, bus-bus pun satu per satu mulai bergerak. Keramaian mencapai puncaknya saat bunyi klakson telolet bersahutan dari kendaraan yang berangkat, disambut sorak dan lambaian tangan para calon penumpang.

Dalam sambutannya, Andre Rosiade mengungkapkan rasa syukurnya. Program ini, katanya, sudah memasuki tahun keempat sejak pertama digelar di 2023.

"Alhamdulillah, ini bisa berjalan dengan baik dan membantu masyarakat Sumatera Barat yang ingin mudik pulang kampung," ujar Andre.

Namun, di balik kegembiraan mudik, ada sebuah keprihatinan yang dia sampaikan. Menurutnya, program ini bukan sekadar bantuan transportasi, tapi juga punya misi ekonomi yang mendesak.

"Terus terang, pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat ini nomor dua terburuk di Pulau Sumatera. Pak Kapolda tahu, pertumbuhannya cuma 3,3% setahun, sedangkan inflasinya mencapai 6%," jelasnya dengan nada serius.

"Nah, harapan saya pemudik juga bawa uang pulang untuk membantu saudara-saudara kita di kampung," sambungnya.

Andre kemudian membeberkan sebuah fakta yang menurutnya menjadi penyelamat. Kontribusi para perantau Minang, kata dia, sangat vital bagi perekonomian daerah asalnya.

"Alhamdulillah, inilah yang selama ini membantu ekonomi Sumatera Barat. Perantau Minang itu mengirimkan anggaran sekitar 20 triliun setiap tahun ke kampung halaman. Uang mereka inilah yang mendongkrak pertumbuhan."

"Kalau tidak ada kiriman dari perantau, mungkin pertumbuhan ekonomi Sumbar hanya 2%-an, tidak sampai 3,3%. Jauh di bawah rata-rata nasional," tegas Andre.

Dia juga menyinggung soal komitmen politik di balik program tahunan ini. Andre menyebut ini merupakan perwujudan instruksi dari pimpinan partainya.

"Ini bagian dari komitmen Presiden Prabowo. Beliau menginstruksikan kami, seluruh kadernya, untuk bekerja keras membantu masyarakat. Ini komitmen agar acara seperti ini terus kita lakukan setiap tahun," ucapnya.

Untuk tahun 2026 ini, 'Pulang Basamo' dijalankan dalam dua gelombang. Gelombang pertama, yang diberangkatkan hari ini, didominasi oleh kalangan mahasiswa. Sedangkan gelombang kedua rencananya berangkat pada 15 Maret mendatang dengan 150 bus, yang penumpangnya sebagian besar adalah para pekerja.

Secara total, Andre menyebut ada sekitar 12 ribu pemudik yang akan terbantu oleh program ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar