Libur akhir tahun 2025, dan suasana ramai sudah terasa sejak pagi di Kawasan Kota Tua Jakarta. Menurut catatan dari Kotatua Tourism Information Center, arus kedatangan wisatawan terus mengalir deras sepanjang Minggu (28/12) itu. Hingga jam dua siang, angka pengunjung lokal sudah menembus 4.208 orang, ditambah 37 wisatawan asing yang turut meramaikan.
Melangkah ke area Museum Fatahillah sekitar pukul setengah tiga, pemandangannya cukup semarak. Pengunjung memadati setiap sudut. Ada yang asyik berjalan-jalan santai, berburu foto di spot ikonik, atau sekadar menikmati hiburan sederhana seperti menyewa sepeda ontel. Suara tawa dan celoteh riang mengisi udara, menciptakan atmosfer liburan yang betul-betul terasa.
Pilihan aktivitas di sini memang beragam. Bagi yang suka sensasi, ada rumah hantu. Kalau mau yang lebih bernuansa budaya, Museum Wayang bisa jadi tujuan. Atau, sekadar mampir ke Kantin Batavia untuk mencicipi kuliner sambil melepas lelah.
Seperti yang diungkapkan Wati, seorang wisatawan asal Lampung. Ia sengaja memilih Kota Tua karena lokasinya yang gampang dicapai.
"Bagus ya, ramai, meriah. Karena anak-anak bebas mau main atau apa, kayak main sepeda gitu," ujar Wati.
Pendapat serupa datang dari Vita yang datang dari Bogor. Bagi dia, daya tarik utama tempat ini adalah perpaduan antara rekreasi dan edukasi.
“Luar biasa, bisa menambah pengetahuan bagi anak-anak. Tadi kita sudah masuk ke museumnya, mengenal sejarah tentang Batavia juga," ujarnya.
Memang, mayoritas pengunjung hari itu adalah rombongan keluarga. Mereka memanfaatkan jeda libur untuk rekreasi singkat tanpa harus keluar kota. Melihat tren ini, pengelola memperkirakan jumlah pengunjung masih akan terus bertambah. Puncaknya, mungkin saja terjadi saat malam tahun baru nanti.
(NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
IHSG Menguat Tipis ke 8.295, Didukung Sektor Energi dan Bahan Baku
Israel Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza, Netanyahu Fokuskan Kunjungan ke AS pada Ancaman Iran
Permata Bank Catat Laba Bersih Rp3,6 Triliun di 2025 Didukung Fondasi Kuat
Presiden Prabowo Pantau Pemulihan Pascabencana Sumatra, 5.500 Rumah Selesai Dibangun