Palembang, Minggu pagi. Di tengah kerumunan pengemudi ojek online dan buruh yang memadati lokasi apel, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan yang cukup tegas. Menurutnya, situasi global yang memanas bukan cuma urusan luar negeri. Guncangan di sana bisa terasa dampaknya di dalam negeri. Makanya, dia mengajak semua pihak, terutama ojol dan buruh, untuk bersatu menjaga stabilitas nasional.
"Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.
Dia nggak main-main soal peran mereka. Buruh disebutnya sebagai penggerak utama roda produksi. Tanpa mereka, industri dan pembangunan ekonomi bisa mandek. Sementara itu, para pengemudi ojek online punya peran krusial lain: menjadi jembatan antara UMKM dan konsumen. Mereka inilah yang mendorong perputaran uang di lapisan menengah ke bawah.
Nah, terkait kesejahteraan buruh, Sigit menyebut pemerintah punya sejumlah program. Ada penyesuaian UMP untuk 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, dan upaya memastikan akses jaminan kecelakaan kerja berjalan optimal. Di sisi lain, Polri juga berusaha mendukung dari segi layanan kesehatan dengan membuka akses ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Artikel Terkait
Honda Insight Kembali sebagai EV, Diproduksi di China untuk Pasar Jepang
Tim Hukum Yaqut Soroti Lima Kejanggalan Prosedur Penetapan Tersangka oleh KPK
Banjir Rendam 147 RT dan 19 Ruas Jalan di Jakarta, Ketinggian Air Capai 1,7 Meter
Israel Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan ke Depot Minyak di Teheran