Jakarta, Rabu pagi ini, pasar saham kita langsung terperosok ke zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penurunan cukup signifikan, 43 poin lebih tepatnya, sehingga berada di level 7.896. Suasana muram ini tak hanya melanda indeks utama, karena LQ45 kumpulan saham-saham unggulan ikut terseret, turun 0,41 persen ke posisi 802.
Lalu, apa yang terjadi? Sentimen global masih jadi momok yang menghantui. Rasanya, pelaku pasar masih belum bisa benar-benar lega dan memilih untuk berjaga-jaga.
Proyeksi Masih Lesu, Timur Tengah Jadi Sorotan
Nico dari Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan tekanan masih akan berlanjut hari ini. Menurutnya, mata investor masih tertuju ke Timur Tengah, mengawasi setiap perkembangan konflik antara Iran, AS, dan Israel yang berpotensi memicu eskalasi lebih luas.
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 7.860- 8.150," ujar Nico.
Artikel Terkait
Imigrasi Beri Opsi Izin Tinggal Khusus bagi WNA Terdampak Pembatalan Penerbangan Timur Tengah
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Jadi Kepala Daerah ke-8 Terjaring OTT Sejak 2025
Pemerintah Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Bagian dari Strategi Diplomasi Ekonomi
Hujan Deras Putuskan Akses Jalan dan Listrik, Dusun Wana di Palu Terisolasi