Hujan Deras Putuskan Akses Jalan dan Listrik, Dusun Wana di Palu Terisolasi

- Rabu, 04 Maret 2026 | 12:15 WIB
Hujan Deras Putuskan Akses Jalan dan Listrik, Dusun Wana di Palu Terisolasi

Hujan tak henti-hentinya sejak dini hari, akhirnya memutus akses jalan di Dusun Wana, Kota Palu. Kejadian pada Selasa (3/3/2026) itu membuat wilayah di Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi itu terisolasi. Curah hujan yang sangat tinggi memicu banjir yang tak hanya menggenangi, tapi juga merusak infrastruktur vital warga.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, menjelaskan kronologinya. Hujan deras sudah mengguyur sejak pukul setengah dua dini hari, dan baru berhenti hampir pukul delapan malam.

“Hujan yang berlangsung cukup lama ini mengakibatkan banjir, memutus arus lalu lintas di Kelurahan Watusampu, serta menyebabkan akses jalan di Dusun Wana Kelurahan Tipo terputus sehingga wilayah tersebut terisolir,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/3).

Masalahnya nggak cuma sampai di situ. Di Dusun Wana, listrik pun ikut padam. Penyebabnya? Pohon tumbang yang terkena banjir, merobohkan jaringan. Bayangkan saja, gelap gulita plus jalanan yang hilang dilahap air. Mobilitas warga jelas terhambat total.

Sementara itu, di lokasi lain yaitu Kelurahan Watusampu, situasinya sempat kacau. Jalan Poros Palu-Donggala terendam dan tidak bisa dilalui. Untungnya, kondisi sudah mulai membaik.

“Berdasarkan laporan terakhir, saat ini sudah dapat dilalui kendaraan,” kata Asbudianto.

Menanggapi keadaan ini, tim gabungan langsung diterjunkan. Tim Reaksi Cepat dan Pusdalops dari BPBD Provinsi bersama rekan-rekannya dari BPBD Kota Palu turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi penanganan. Mereka bergerak cepat melihat langsung dampak yang terjadi.


Banjir menyebabkan arus lalu lintas terhambat di Kelurahan Watusampu, Kota Palu, Rabu, 4 Maret 2026. ANTARA/HO-BPBD Sulteng

Hingga berita ini diturunkan, pendataan warga terdampak dan kebutuhan mendesak masih terus dilakukan. Asbudianto menegaskan, pemantauan situasi dan koordinasi dengan instansi terkait akan diintensifkan. Tujuannya jelas: memulihkan kondisi secepat mungkin dan mengurangi penderitaan warga.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar