Menteri Kehutanan Pimpin Langkah Awal Reforestasi 2.557 Hektare di Tesso Nilo

- Selasa, 03 Maret 2026 | 22:55 WIB
Menteri Kehutanan Pimpin Langkah Awal Reforestasi 2.557 Hektare di Tesso Nilo

Di Desa Segati, Kabupaten Pelalawan, udara pagi itu terasa berbeda. Sebuah langkah konkret akhirnya dimulai: reforestasi di jantung Riau, Taman Nasional Tesso Nilo. Tak tanggung-tanggung, dua ribu bibit pohon mulai ditancapkan ke tanah, mengawali upaya panjang memulihkan kawasan yang sempat terluka.

Acara peluncurannya sendiri dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Selasa lalu. Rombongannya cukup lengkap. Hadir Wamen Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, hingga Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Tampak juga Bupati Pelalawan H Zukri Misran dan sejumlah pejabat TNI-Polri serta Forkopimda setempat, mengisyaratkan betapa seriusnya agenda ini.

Dalam sambutannya, Menteri Raja Juli menegaskan, ini bukan sekadar seremoni menanam. Menurutnya, penghijauan ini adalah bagian dari strategi yang lebih komprehensif. Artinya, program penanaman bakal berjalan beriringan dengan penindakan tegas terhadap perambah liar. Jadi, ada dua sisi yang dikerjakan sekaligus.

“Selain kita menumbangkan sawit di TNTN, kita juga menyiapkan bibit-bibit pohon. Gunanya untuk ditanam guna mengembalikan fungsi hutan TNTN,” jelas Raja Juli.

Targetnya cukup ambisius. Untuk tahun 2026 ini saja, reforestasi akan menyentuh lahan seluas 2.557 hektare. Peluncuran di Segati itu sendiri mencakup area sekitar 400 hektare, dengan 2.000 bibit sebagai pembuka. Padahal, kalau dilihat dari gambaran besarnya, total lahan yang harus dipulihkan mencapai 69.000 hektare. Masih panjang memang, tapi setidaknya langkah awal sudah diambil.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar