ujarnya.
Spontan, kepanikan melanda. Hamdani dan warga lain berhamburan keluar gedung, sebagian bahkan berlari mendekati sumber suara. Kebingungan makin menjadi ketika, selain suara ledakan, dering ponsel pun bersahutan. Pemerintah Qatar mengirimkan pesan darurat.
jelasnya.
Saat ini, Hamdani memilih tetap di rumah. Dia mengikuti arahan dari KBRI Doha yang meminta WNI untuk lebih waspada dan sebisa mungkin menunda dulu aktivitas di luar ruangan. Serangkaian peristiwa ini berawal dari serangan AS dan Israel ke Iran pada Sabtu pagi waktu Iran. Tak tinggal diam, Iran kemudian membalas dengan menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Kemenhaj Imbau 58 Ribu Jemaah Umrah Tetap Tenang di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Shell dan Pertamina Naikkan Harga BBM, Stok Shell di Jakarta Habis
Konflik AS-Israel-Iran Ganggu Penerbangan Timur Tengah di Soekarno-Hatta
Toyota Veloz Hybrid Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 299 Juta