Warga AS Jadi Korban Pengeroyokan Sopir Taksi Online di Batam

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:05 WIB
Warga AS Jadi Korban Pengeroyokan Sopir Taksi Online di Batam

Seorang warga negara Amerika Serikat menjadi korban pengeroyokan di Batam. Insiden yang melibatkan taksi online ini berawal dari cekcok, sebelum akhirnya berujung ricuh dan kekerasan.

Menurut keterangan polisi, peristiwa itu terjadi pada Rabu dini hari, tepatnya sekitar pukul 02.40 WIB. Lokasinya di depan Cafe One Spot & Lounge, yang terletak di Komplek Wiramustika, Sei Jodoh, Batu Ampar.

Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar, Iptu Brata Ul Usna, mengonfirmasi bahwa satu pelaku berinisial AA (24) sudah diamankan. Penangkapan dilakukan sehari setelah kejadian, yakni Kamis, di sebuah indekos di kawasan Kampung Pelita, Lubuk Baja.

"Pelaku berinisial AA (24) telah kami amankan pada Kamis (26/2) di kawasan indekos Kampung Pelita, Lubuk Baja," jelas Brata kepada awak media pada Jumat.

Lalu, bagaimana cerita lengkapnya? Kronologinya dimulai ketika korban, seorang pria berinisial DJ, bersama seorang temannya memesan taksi lewat aplikasi. Nah, di sinilah awal masalah. Lewat sambungan telepon dalam aplikasi, sang sopir diduga sudah melontarkan kata-kata yang tak sedap didengar.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar