Ketegangan pun memuncak saat sopir tiba di lokasi penjemputan. Bukannya mereda, sopir malah turun dari mobil dengan wajah penuh amarah. Ia langsung menyerang DJ.
Teman korban yang ada di tempat tentu saja berusaha melerai. Sayangnya, upaya itu justru memperkeruh keadaan. Beberapa saat kemudian, rekan dari sopir datang menghampiri. Alih-alih berdamai, mereka malah ikut serta mengeroyok DJ.
Akibatnya cukup parah. DJ mengalami memar di kedua tangan dan sikunya. Nasib lebih buruk dialami temannya yang berusaha melerai. Ia harus menanggung luka bengkak di pipi, bibir robek, plus luka-luka di tangan dan kaki.
Kasus ini kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polisi tengah mengusut kemungkinan keterlibatan pihak lain dan motif di balik kekerasan yang menimpa warga asing tersebut.
Artikel Terkait
Bali United Hadapi Persijap di Tengah Tekanan dan Sanksi Stadion Sepi
Wanita Berpenampilan Khas Diamankan di Gambir, Akan Jalani Tes Kejiwaan
Menkominfo Tegaskan Perjanjian Data dengan AS Tidak Serahkan Data Warga
Indonesia Peringkat Kedua Dunia Kasus Campak, DPR Desak Kemenkes Siaga Penuh