Kepala BBPOM Serang, Fauzi Ferdiansyah, yang hadir dalam sidak itu pun angkat bicara. Ia menyebut secara spesifik produk yang bermasalah.
"Kami temukan teri nasi dan mutiara berwarna pink yang positif mengandung Rhodamin B dan formalin," ungkap Fauzi.
Menanggapi temuan ini, langkah tegas akan segera diambil. Fauzi menegaskan, pedagang yang ketahuan menjual produk berbahaya bakal dibina. Tak hanya itu, petugas juga akan melacak dari mana asal produk itu dan tentu saja, menariknya dari peredaran. Tujuannya jelas: melindungi masyarakat dari makanan yang bisa membahayakan kesehatan.
Nah, sidak seperti ini rencananya akan jadi kegiatan rutin. Pemerintah daerah berharap, dengan pengawasan ketat, harga tetap stabil dan yang paling penting, makanan di pasar benar-benar aman untuk dikonsumsi.
Artikel Terkait
PAN Dorong Jusuf Kalla Sampaikan Kritik Langsung ke Prabowo
Dubes Pakistan: Kepemimpinan Indonesia Bawa Masa Depan Cerah bagi Kelompok D-8
Sekjen D-8: Pakistan, Turki, dan Mesir Jadi Penengah Krusial Antara Iran dan AS
Pemerintah Serahkan Rp31,3 Triliun Hasil Penertiban Kawasan Hutan