Andalkan Skema Multimoda
Nah, salah satu kunci keberhasilan operasi semacam ini adalah fleksibilitas. Untungnya, KAI Logistik sudah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM). Izin ini memungkinkan mereka mengintegrasikan berbagai moda transportasi.
Jadi, untuk mengangkut lokomotif tadi, mereka bisa pilih kombinasi yang paling efektif. Mulai dari kereta api, trucking, pakai trailer untuk gerbong datar, hingga truk multi axle. Semua disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung,” kata Fahdel.
Ini bukan pengalaman pertama mereka. Sebelumnya, di periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI Logistik juga sukses mengirim tujuh lokomotif. Kepercayaan yang berlanjut ini jadi bukti kapabilitas mereka dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi.
“Kami lakukan secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tambahnya.
Dalam eksekusinya, perusahaan mengerahkan tim ahli yang sudah tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok. Setiap tahap diawasi ketat sesuai prosedur. Bahkan, untuk antisipasi, seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi dan diawasi melalui mekanisme joint inspection.
Fahdel menutup pernyataannya dengan harapan. Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, layanan logistik yang aman dan tepat waktu ini diharapkan bisa memperkuat kesiapan operasional mudik Lebaran 2026.
Dengan begitu, mobilitas masyarakat pun diharapkan bisa berjalan lebih lancar, aman, dan optimal.
Artikel Terkait
Wapres Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Resiprokal AS terhadap Produk Halal Lokal
Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Petugas SPBU Cipinang
Peneliti BRIN Nilai Usulan PT 7 Persen Terlalu Tinggi, Tawarkan Jalan Tengah
Warga Gugat Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten ke PN Soal Jalan Rusak