Gergaji itu sendiri didapat dari mana? Ternyata, barang titipan keluarga tahanan yang masuk lewat bantuan seorang pekerja kantin berinisial SR. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan SR sudah ditangkap dan mengaku memberikan gergaji besi itu.
Kedelapan tahanan buron itu terdiri dari beragam kasus, mulai dari narkoba hingga tindak pidana umum. Inisial mereka adalah KRS, NV, JN, RI, DR, RAH, SRL, dan H. Konon, beberapa di antaranya adalah residivis kasus pencurian dengan kekerasan.
Penangkapan/Ilustrasi Medcom.id
Kapolda juga mengimbau lewat keluarga. Pesannya jelas: agar para buron yang masih berkeliaran segera menyerahkan diri.
katanya menegaskan.
Pencarian ketujuh tahanan lain tentu masih terus digencarkan. Polda Lampung sudah mengerahkan tim gabungan dari Propam, Ditreskrimum, dan Ditreskrimsus untuk membantu Polres Way Kanan. Pengejaran bahkan diperluas hingga ke wilayah perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan.
Di sisi lain, evaluasi internal juga tak kalah penting. Anggota yang bertugas saat kejadian sedang diperiksa. Nantinya, akan ada evaluasi menyeluruh soal prosedur pengamanan rutan untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi.
Artikel Terkait
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan
Menhut Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 1.742 Hektare di Sulawesi Utara