Korban sempat tahu dan berusaha menahan si pelaku. Tapi apa daya. Pelaku langsung kabur dengan motornya, meninggalkan nenek itu terjatuh dan terluka. Aksi ini kemudian viral, memantik kemarahan banyak orang.
Tak cuma sekali, rupanya. Polisi menemukan pola yang sama pada kejadian kedua di Bulak Tinggi, Pondok Melati, pertengahan Februari. Modusnya persis: pesan dulu, ambil saat lengah.
Dari dua kasus itu, terlihat jelas pelaku memang spesialis menyasar kalangan rentan. Mereka yang sedang berjuang cari rezeki di usia senja, justru jadi sasaran empuk.
Kini, pelaku sudah dalam tahanan. Masyarakat, terutama para pedagang lansia, bisa sedikit bernapas lega. Meski begitu, kewaspadaan tetap harus dijaga. Sebab, kejahatan seperti ini bisa terjadi kapan saja, di mana saja.
Artikel Terkait
Serangan Energi Guncang Pasar Minyak, Indonesia Incar Pasokan Alternatif dari Rusia
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer
Pertemuan AS Dijadwalkan, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata
Dua Tewas Setelah Mobil Jatuh ke Jurang 60 Meter di Minahasa Selatan