Rekaman CCTV itu beredar luas, membuat warga Gang Manggis XVIII Ujung, Tanjung Duren, resah. Aksi sekelompok pencuri motor bersenjata api terekam jelas, dan videonya pun viral di berbagai platform media sosial.
Dalam tayangan tersebut, terlihat komplotan itu datang naik dua motor. Dua orang langsung turun mendekati motor korban yang sedang terparkir. Sementara itu, dua lainnya tetap duduk di atas kendaraan, siaga penuh untuk segera kabur.
Pelaku pertama, yang mengenakan kaos hitam dan celana jeans dengan helm putih, langsung membrongkar lubang kunci motor target. Gerakannya cepat, terlatih.
Di saat yang bersamaan, rekannya yang berjaket hijau dan bertopi hitam mengambil ancang-ancang. Dari tangan kanannya, ia mengeluarkan sebuah senjata api. Senjata itu dipegangnya dengan mantap, diarahkan ke bawah sambil matanya terus mengawasi sekeliling, seolah memberi peringatan kepada siapa pun yang berani mendekat.
Hanya butuh waktu singkat. Motor itu akhirnya berhasil dibobol. Sang pembobol langsung melompat membonceng temannya. Sementara si pemegang senjata mengambil alih motor curian, menyalakan mesin, dan kemudian melesat pergi. Mereka menghilang dari jangkauan lensa CCTV, meninggalkan rasa was-was yang mendalam.
Kejadian ini tentu menambah daftar panjang keresahan warga. Aksi yang begitu berani dan terorganisir, terjadi di tengah permukiman, di siang bolong.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Israel Ultimatum Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Pendudukan Gaza
Menlu RI Tegaskan Komitmen HAM dan Soroti Isu Palestina di Dewan HAM PBB
Ramadhan di Tenda Bencana: Solidaritas yang Tetap Hidup di Tengah Runtuhnya Rumah
Iran dan Rusia Sepakati Kesepakatan Senjata Rahasia Senilai Setengah Miliar Euro