Di saat yang bersamaan, rekannya yang berjaket hijau dan bertopi hitam mengambil ancang-ancang. Dari tangan kanannya, ia mengeluarkan sebuah senjata api. Senjata itu dipegangnya dengan mantap, diarahkan ke bawah sambil matanya terus mengawasi sekeliling, seolah memberi peringatan kepada siapa pun yang berani mendekat.
Hanya butuh waktu singkat. Motor itu akhirnya berhasil dibobol. Sang pembobol langsung melompat membonceng temannya. Sementara si pemegang senjata mengambil alih motor curian, menyalakan mesin, dan kemudian melesat pergi. Mereka menghilang dari jangkauan lensa CCTV, meninggalkan rasa was-was yang mendalam.
Kejadian ini tentu menambah daftar panjang keresahan warga. Aksi yang begitu berani dan terorganisir, terjadi di tengah permukiman, di siang bolong.
Artikel Terkait
Kemenhaj Godok Wacana War Ticket untuk Hapus Antrean Haji
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta