Di antara para pendemo, terdapat suara-suara korban dan keluarga yang mencari keadilan. Patricia Enriquez, seorang peneliti yang hadir di lokasi, menyebut momen ini sebagai titik balik yang penting.
"Ini emosional. Ini penuh harapan. Ini juga sangat menyakitkan," ungkap Enriquez, yang berusia 36 tahun.
Dia melanjutkan dengan harapan yang mendalam, "Saya berharap semua warga Filipina dan semua orang di dunia akan berdiri bersama kami, berdiri bersama kebenaran, berdiri bersama keadilan, dan berdiri bersama pertanggungjawaban."
Menanti Keputusan Hakim
Setelah serangkaian sidang praperadilan ini selesai, meja kerja para hakim justru memasuki fase yang tak kalah intens. Mereka memiliki waktu maksimal 60 hari untuk merenungkan semua argumen dan bukti, sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan tertulis yang sangat dinantikan. Keputusan itu akan menentukan apakah Rodrigo Duterte akhirnya harus berdiri di depan pengadilan internasional untuk mempertanggungjawabkan kebijakan kontroversialnya, atau justru gugatan tersebut dinyatakan tidak cukup kuat untuk dilanjutkan.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon