ICC Mulai Sidang Praperadilan Krusial untuk Duterte Terkait Kampanye Anti-Narkoba

- Senin, 23 Februari 2026 | 17:20 WIB
ICC Mulai Sidang Praperadilan Krusial untuk Duterte Terkait Kampanye Anti-Narkoba

MURIANETWORK.COM - Mahkamah Pidana Internasional (ICC) memulai sidang praperadilan krusial terhadap mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Senin (23/2). Sidang yang berlangsung di Den Haag, Belanda, ini bertujuan menilai apakah cukup bukti untuk mengadili Duterte atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan, terkait kampanye anti-narkoba berdarah yang menewaskan ribuan orang selama masa pemerintahannya.

Proses Hukum yang Menentukan

Sidang yang dikenal sebagai fase "konfirmasi dakwaan" ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari. Para hakim akan menyelidiki materi bukti yang diajukan jaksa penuntut sebelum memutuskan kelayakan kasus ini untuk dilanjutkan ke persidangan penuh. Proses ini merupakan langkah standar namun kritis dalam prosedur peradilan ICC, yang dirancang untuk menyaring kasus-kasus yang memiliki dasar hukum kuat.

Di usia ke-80, Duterte memilih untuk tidak menghadiri sidang secara langsung. Keputusan ini diambil meskipun hakim sebelumnya menegaskan bahwa mantan presiden itu berhak untuk hadir. Tim pembelanya mengajukan permohonan khusus yang kemudian dikabulkan pengadilan, sehingga Duterte dapat mengikuti jalannya persidangan dari jarak jauh.

Suasana di Luar Ruang Sidang

Sementara proses hukum berlangsung di dalam gedung pengadilan yang tenang, suasana di luar justru berwarna dan penuh emosi. Lokasi sidang di Den Haag menjadi titik berkumpulnya kelompok-kelompok demonstran dengan pandangan yang bertolak belakang. Beberapa menggelar kemah dan mengibarkan spanduk, mencerminkan polarisasi mendalam yang masih ditimbulkan oleh figur Duterte.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar