Pemerintah ternyata sedang menggodok pembaruan untuk Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI. Kabar ini diungkap langsung oleh Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. Tujuannya jelas: mengejar ketertinggalan. Perkembangan ekonomi yang begitu dinamis butuh pemetaan yang lebih akurat.
“KBLI yang baru nanti akan disempurnakan sesuai perkembangan yang ada,” ujar Rosan, Rabu (3/12/2025) di Jakarta Pusat.
Ia menambahkan, banyak bidang usaha yang saat ini belum tercakup dalam klasifikasi lama. “Sehingga dengan ini bisa memotret perekonomian kita lebih baik dan tepat,” katanya.
Menurut Rosan, pembaruan ini merupakan siklus rutin lima tahunan. Namun, kali ini punya dampak yang lebih luas. Versi terbaru nantinya bakal langsung terintegrasi ke dalam sistem Online Single Submission (OSS). Tak cuma itu, KBLI hasil penyempurnaan ini akan menjadi tulang punggung untuk sensus ekonomi nasional di tahun 2026.
“Jadi lebih tercapture secara baik dan benar,” tegasnya.
Artikel Terkait
Menteri Purbaya Turun Langsung Pantau Perbaikan Coretax
45 RT dan 21 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam, Warga Mulai Mengungsi
Demi Lovato Temukan Ketenangan di Dapur Setelah Perang Panjang dengan Gangguan Makan
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Perbatasan Maros-Pangkep