Motif Kematian Bripda Dirja Terungkap: Senior Marah Tak Dihargai

- Rabu, 04 Maret 2026 | 01:15 WIB
Motif Kematian Bripda Dirja Terungkap: Senior Marah Tak Dihargai

MAKASSAR - Kasus kematian Bripda Dirja Pratama di Polda Sulawesi Selatan akhirnya mulai terungkap. Pelakunya ternyata adalah seniornya sendiri, Bripda Pirman, yang kini sudah dipecat dengan status pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, membeberkan motif di balik penganiayaan itu. Rupanya, sang pelaku kesal berat karena merasa tidak dihargai. Korban dipanggil untuk menghadap, tapi permintaan itu diabaikan.

"Motifnya dia marah," ujar Kombes Zulham usai memimpin sidang KKEP di Makassar, Senin (2/3/2026).

Dia melanjutkan, "Kita baca chat-nya. Isinya pertanyaan, kenapa tidak mau menghadap. Lalu ada kata-kata seperti 'eh dede susahna ko', dipanggil pakai bahasa daerah segala."

Emosi Pirman disebutkan sudah memuncak. Dia berulang kali menghubungi Dirja, tapi juniornya itu ogah-ogahan. Korban baru membalas pesan setelah waktu sahur, janji akan menemui pelaku. Tapi janji itu tampaknya tak cukup meredam amarah seniornya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar