Presiden AS Donald Trump menyatakan posisi Amerika Serikat dan Israel sangat kuat dalam konflik dengan Iran. Dia bersumpah akan terus mendorong serangan terhadap republik Islam itu.
Menurut laporan AFP, Kamis (5/3/2026), Trump mengklaim calon pengganti pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang terbunuh, "berakhir mati". Dia juga menyebut persenjataan rudal balistik Teheran kini "dimusnahkan dengan cepat."
Pernyataan itu dia sampaikan di hadapan sejumlah petinggi teknologi di Gedung Putih. Suasana saat itu terkesan percaya diri.
"Kita baik-baik saja di medan perang, singkatnya," ujar Trump.
Artikel Terkait
DPR Desak Perlindungan Khusus untuk Ribuan PMI di Timur Tengah yang Memanas
Mulan Jameela Gelar Bukber dan Santunan Yatim Bersama Artis Senior
KPK Bantah Gugatan Praperadilan Yaqut, Sebut Dalil di Luar Kewenangan
Menteri Luar Negeri Iran Sebut Trump Pengkhianat Usai Serangan AS-Israel Guncang Negosiasi Nuklir