MURIANETWORK.COM - Perum Bulog berencana membangun gudang logistik di Arab Saudi guna memperkuat pasokan pangan untuk jemaah haji dan umrah Indonesia, serta pasar komersial setempat. Rencana strategis ini mencakup pembangunan fasilitas penyimpanan seluas 2-3 hektar di kawasan Kampung Haji, yang ditargetkan segera direalisasikan untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan pasokan.
Lokasi Strategis dan Dukungan Awal
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa persiapan proyek telah memasuki tahap awal. Timnya telah melakukan survei lokasi dan mendapatkan dukungan terkait penyediaan lahan. Lokasi yang dipilih dinilai sangat strategis, tidak hanya karena dekat dengan pusat kegiatan jemaah, tetapi juga karena status hukumnya yang menguntungkan.
Kapasitas dan Keunggulan Kawasan Berikat
Gudang yang direncanakan akan memiliki kapasitas awal minimal 1.000 ton per unit, dengan ruang untuk pengembangan bertahap menyesuaikan dinamika kebutuhan. Salah satu keunggulan utama lokasi ini adalah penetapannya sebagai kawasan berikat. Status ini memberikan kemudahan, di mana komoditas yang masuk tidak langsung dikenakan pajak hingga didistribusikan ke titik-titik tertentu di wilayah tersebut.
Kondisi ini dipandang dapat menekan biaya logistik dan memberikan fleksibilitas dalam manajemen stok.
Artikel Terkait
Mengenal Biaya Tetap: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya untuk Perencanaan Keuangan Perusahaan
PMI asal Jembrana Ditangkap di Florida Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
Bunuh Diri Martim Fernandes Bawa Nottingham Forest Imbangi Porto di Liga Europa
Trump Tegaskan Pasukan AS Tak Akan Ditarik dari Iran Sebelum Kesepakatan Dipatuhi