Pemerintah Perbarui Data Penerima Bantuan Iuran JKN untuk Akurasi Layanan Kesehatan

- Senin, 23 Februari 2026 | 15:00 WIB
Pemerintah Perbarui Data Penerima Bantuan Iuran JKN untuk Akurasi Layanan Kesehatan

Di sisi lain, Muhaimin menegaskan satu hal: akurasi data adalah kunci. Tanpa data yang tepat, sistem JKN sulit berjalan optimal. Kehidupan masyarakat dinamis, kondisi sosial-ekonominya terus berubah. Karena itulah, pemutakhiran data harus dilakukan secara berkala dan terintegrasi. Tidak bisa setengah-setengah.

Namun begitu, pekerjaan besar ini mustahil dilakukan sendirian. Muhaimin menekankan pentingnya kolaborasi. Sinergi antarlembaga mutlak diperlukan.

"Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik menjadi satu kesatuan," ucapnya.

Kolaborasi itu, lanjutnya, untuk memastikan sistem jaminan kesehatan nasional berlangsung dengan baik. Semuanya bermuara pada satu titik: pemutakhiran data yang berkelanjutan dan berdampak nyata di lapangan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar