Seorang pria di Pati, Jawa Tengah, tiba-tiba jadi perbincangan hangat. Namanya AR, usianya 40 tahun. Ia viral karena nekat membongkar sebuah rumah dengan tangannya sendiri. Apa pasal? Rupanya, aksi itu dilakukannya setelah dapat kabar mantan istrinya, RT (38), bakal menikah lagi.
Kejadiannya berlangsung di Desa Karangawen, Kecamatan Tambakromo. Tepatnya Kamis lalu. Rumah yang jadi sasaran amukan itu bukan sembarang rumah, melainkan bekas tempat tinggal mereka berdua saat masih jadi pasangan suami istri.
Kepala Desa Karangawen, Sutiyono, mencoba memberikan penjelasan. Menurutnya, situasinya tak sesimpel yang dilihat orang.
"Sebenarnya sudah ada kesepakatan berdua," ujar Sutiyono, Jumat kemarin.
"Antara Mas AR dan Mbak RT itu sudah ditemukan dan ada titik temu. Hasilnya, mereka sepakat agar rumah itu dirobohkan. Ya akhirnya dirobohkan juga."
Di sisi lain, proses menuju kesepakatan itu ternyata tak mulus. Pemerintah desa mengaku sudah berkali-kali turun tangan melakukan mediasi. Negosiasi alot terjadi antara kedua belah pihak. Namun begitu, pada akhirnya pilihan untuk merubuhkan bangunan itu yang disetujui bersama.
Lantas, bagaimana status kepemilikan rumah tersebut?
Sutiyono menerangkan, rumah itu adalah hasil gono-gini atau harta bersama. Uniknya, bangunannya berdiri di atas tanah yang masih milik sang mantan istri. Konon, dulu mereka merantau ke Kalimantan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah, demi membangun rumah impian itu di kampung halaman.
"Awalnya rumah joglo, lalu direhab jadi tembok," jelasnya lagi.
"Rumahnya gono-gini, tanahnya kan milik istri. Sempat juga rencananya akan diwariskan ke anak. Tapi kemudian muncul masalah, dan akhirnya ya sepakat untuk dirobohkan saja."
Jadi, meski terkesam seperti aksi emosional, rupanya ada proses panjang di balik tumpukan puing kayu dan tembok itu. Sebuah akhir yang cukup tragis untuk rumah yang dulu dibangun dengan susah payah.
Artikel Terkait
Begal Sepeda Motor di Tenho, Pelaku Diamankan Warga Setelah Babak Belur
Rustini Muhaimin Tekankan Pentingnya Budaya Literasi dan Numerasi Sejak Dini bagi Anak Bangsa
Persiapan Waisak 2570 BE di Borobudur Kian Matang, Rangkaian Ritual Suci hingga Atraksi 570 Drone Siap Meriahkan Puncak Perayaan
WNA Korea Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya di Bekasi, Polisi Autopsi dan Koordinasi dengan Kedubes