Persiapan Waisak 2570 BE di Borobudur Kian Matang, Rangkaian Ritual Suci hingga Atraksi 570 Drone Siap Meriahkan Puncak Perayaan

- Kamis, 28 Mei 2026 | 19:45 WIB
Persiapan Waisak 2570 BE di Borobudur Kian Matang, Rangkaian Ritual Suci hingga Atraksi 570 Drone Siap Meriahkan Puncak Perayaan

Tiga hari menjelang puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE yang jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026, persiapan di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, terus dimatangkan. Tenda, panggung utama, hingga beragam dekorasi telah mulai didirikan untuk menyambut ribuan umat Buddha dari berbagai daerah.

Serangkaian prosesi spiritual telah berlangsung sejak Kamis, 28 Mei 2026 pagi. Sebanyak 50 biksu dari Sangha Mahayana bersama umat Buddha melaksanakan ritual Sanpujipai di sepanjang kawasan marga utama Candi Borobudur. Dalam prosesi ini, umat melangkah sebanyak tiga kali sambil melafalkan Parita Suci, lalu ditutup dengan satu kali namaskara atau bersujud.

Ritual tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada Guru Agung Buddha sekaligus menjadi sarana bagi umat untuk melatih fokus dalam menyucikan tiga hal utama, yakni pikiran, ucapan, dan perbuatan. Setelah Sanpujipai selesai, rangkaian dilanjutkan dengan Pradaksina, yaitu meditasi berjalan mengelilingi stupa Candi Borobudur.

Sementara itu, persiapan tidak hanya terpusat di Borobudur. Di kawasan Candi Mendut, panitia tengah menyiapkan altar khusus untuk menyambut prosesi penyucian Api Dharma yang diagendakan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026. Api suci abadi tersebut diambil dari sumber api alami Mrapen, Kabupaten Grobogan. Api Dharma ini akan disucikan dan disemayamkan terlebih dahulu di Candi Mendut sebelum akhirnya diarak menuju Candi Borobudur sebagai bagian dari penyempurnaan ritual Waisak.

Memasuki malam puncak pada 31 Mei 2026, perayaan dipastikan akan berlangsung meriah dan penuh makna. Langit Borobudur akan dihiasi oleh atraksi 570 drone pintar yang membentuk konfigurasi visualisasi sejarah perjalanan agama Buddha. Sebagai penutup dari seluruh rangkaian suci, panitia dan umat akan melepaskan 2.570 lampion perdamaian ke udara. Cahaya dari ribuan lentera itu diharapkan menjadi simbol penerang kegelapan serta membawa harapan akan kedamaian dan keharmonisan bagi seluruh dunia.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar