Founder Jendela Dunia Kita (JDK), Rustini Muhaimin, menekankan pentingnya menanamkan budaya literasi dan numerasi sejak usia dini saat menyapa para siswa MI YAPPI Balong, Gunungkidul, dalam kegiatan gerakan Ayo Membaca, Kamis (28/5). Menurutnya, kebiasaan membaca yang dibangun sejak kecil menjadi investasi berharga bagi masa depan anak-anak Indonesia.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersama hadir dalam gerakan 'Ayo Membaca' di MI YAPPI Balong. Ini bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi investasi masa depan anak-anak Indonesia," ujar Rustini di aula MI YAPPI Balong, Gunungkidul.
Rustini meyakini bahwa anak-anak yang akrab dengan buku akan memiliki keberanian untuk bermimpi, kemampuan berpikir kritis, serta rasa percaya diri yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Literasi, kata dia, harus menjadi kebiasaan yang dibangun sejak kecil, bukan sekadar kewajiban di lingkungan sekolah.
Di sisi lain, ia juga menyoroti tantangan nyata yang masih dihadapi bangsa ini, yakni tingkat literasi dan numerasi anak Indonesia yang perlu terus ditingkatkan. Karena itu, budaya membaca tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah saja, melainkan harus tumbuh dan hidup di rumah serta masyarakat sekitar.
"Hari ini tantangan kita nyata. Tingkat literasi dan numerasi anak Indonesia masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, budaya membaca tidak boleh berhenti di sekolah saja, tetapi juga harus hidup di rumah dan lingkungan sekitar," lanjutnya.
Tidak hanya literasi membaca, Rustini juga menekankan pentingnya kemampuan numerasi bagi anak-anak. Kemampuan berhitung, memahami logika, dan memecahkan masalah, menurutnya, menjadi bekal penting di era modern yang penuh dengan perubahan cepat.
"Selain gemar membaca, anak-anak juga perlu memiliki semangat numerasi. Kemampuan berhitung, memahami logika, dan memecahkan masalah akan menjadi bekal penting di era modern," ucapnya.
Rustini pun mengajak seluruh pihak untuk menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak, bukan sekadar kewajiban yang membosankan. "Mari jadikan membaca sebagai kebiasaan menyenangkan, bukan kewajiban yang membosankan. Satu buku yang dibaca hari ini bisa membuka jendela dunia bagi masa depan anak-anak kita," tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Rustini hadir didampingi Sekjen DPP Perempuan Bangsa Nur Nadlifah, Anggota DPR RI FPKB Kaisar Abu Hanifah, serta tim JDK. Ia menyampaikan apresiasi kepada para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang selama ini mendampingi anak-anak dalam proses belajar dan bertumbuh.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Rustini Muhaimin juga menyerahkan hewan kurban serta bantuan sembako kepada wali murid dan masyarakat sekitar MI YAPPI Balong.
Artikel Terkait
Nilai Pasar Maarten Paes Meroket ke Rp34,76 Miliar Usai Jadi Pahlawan Adu Penalti Ajax
Pertamina Drilling dan Halliburton Jalin Kerja Sama Kembangkan Bisnis Jasa Pengeboran Global
Marc Marquez Dinyatakan Bugar untuk MotoGP Italia, Tapi Nasibnya di Balapan Penuh Ditentukan Tes Medis Lanjutan
Sanksi FIFA Buka Peluang Thom Haye dan Pattynama Perkuat Timnas di Piala AFF 2026