Pentingnya Dukungan Sistemik dan Kolaborasi
Menyadari kompleksnya persoalan, politisi Partai NasDem itu mendorong lahirnya kebijakan yang lebih terarah. Kebijakan tersebut harus mampu menciptakan mekanisme penyebaran guru yang efektif dan sistem insentif yang tepat, sehingga menarik guru-guru kompeten untuk bertugas di daerah 3T.
Ia juga menekankan bahwa upaya ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak. Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah dinilai mutlak diperlukan untuk memecahkan kebuntuan dan mempermudah akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
"Karena hanya dengan sumber daya manusia (SDM) yang terdidik, sebuah bangsa mampu menjawab berbagai tantangan yang datang dan mewujudkan cita-cita para pendahulu bangsa untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur secara merata di Indonesia," pungkas Rerie.
Target Sertifikasi Guru
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan menargetkan peningkatan jumlah guru bersertifikasi. Pada 2026, ditargetkan 806.000 guru dapat menjalani pendidikan profesi, sehingga diharapkan 93% dari total guru di Indonesia telah memiliki sertifikasi pendidik. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga pengajar dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk di daerah-daerah paling membutuhkan.
Artikel Terkait
Semarang Siapkan Satu Juta Liter Air Bersih Antisipasi Kekeringan hingga 2026
Bayi Hampir Dibawa Orang Lain, RSHS Bandung Minta Maaf
Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 11 Bulan ke Depan Hadapi El Nino
Rusia Desak Serangan Israel ke Lebanon Masuk Cakupan Gencatan Senjata AS-Iran