Suara raket memukul bola dan teriakan pemain kini jadi pemandangan atau lebih tepatnya, kebisingan baru di beberapa permukiman Jakarta. Salah satu titik yang ramai dikeluhkan warga adalah kawasan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan. Di sana, kehadiran lapangan padel ternyata tak cuma membawa semangat olahraga, tapi juga polemik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya turun tangan. Mereka tengah mengawasi dan mengevaluasi operasional lapangan-lapangan padel itu. Kalau perlu, sanksi bakal diberikan kepada pengelola yang bandel. Opsi pembatasan jam operasi juga sedang dipertimbangkan serius.
Naufal, seorang warga berusia 27 tahun, adalah salah satu yang paling getol melapor. Dia sudah lelah. “Aku tuh tadinya November satu laporan, Desember satu laporan, Januari sama Februari itu seminggu tiga kali laporan aku lewat JAKI gitu,” ujarnya saat kami temui di rumahnya, Kamis lalu.
Menurutnya, mediasi dengan pengelola pada 31 Januari pun tak membuahkan hasil. Suara bising itu terus saja datang, pagi sampai malam, mengganggu ketenangan rumahnya.
“Aku mengharapkan suasana sebelumnya yang tenang di rumah kami kembali seperti sedia kala. Tanpa adanya terdengar suara teriakan dari orang yang bermain padel dan suara bunyi raket memukul bola,” harap Naufal.
Artikel Terkait
Gangguan Listrik PLN Sempat Lumpuhkan Layanan MRT Jakarta
Pemkab Serang Pindahkan Rekening Kas Daerah ke Bank Banten
Rano Karno Siap Pindah Kantor ke Kota Tua untuk Awasi Revitalisasi
Sekda Pekalongan Diperiksa Kembali, KPK Perkuat Kasus Bupati Fadia Arafiq