Bagi warga Jakarta yang sibuk, mengurus dokumen kependudukan seringkali jadi tantangan tersendiri. Nah, Dinas Dukcapil DKI punya solusi: program 'Jumat Petang' akan kembali hadir. Layanan ini khusus dibuka setiap Jumat di pekan kedua tiap bulannya, dengan jam operasional yang diperpanjang hingga malam.
Denny Wahyu Haryanto, sang Kepala Dinas, mengonfirmasi program ini akan dimulai 10 April 2026. Alasannya sederhana tapi masuk akal. Banyak warga, terutama pekerja dan pelajar, punya aktivitas padat sehingga hampir mustahil datang saat jam kantor biasa.
"Walau layanan digital sudah tersedia, namun tidak semua jenis layanan bisa dilakukan secara online seperti perekaman KTP-el pemula bagi warga usia 16-17 tahun. Untuk mengakomodir kebutuhan tersebut, kami menambah jam layanan setiap Jumat minggu kedua hingga pukul 19.30 di semua loket layanan,"
Demikian penjelasan Denny dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Caranya cukup mudah. Warga berusia 16 tahun ke atas tinggal datang ke Satu Layanan Adminduk Kelurahan sesuai domisili. Mereka bisa langsung melakukan proses perekaman lengkap mulai dari foto, biometrik, sampai tanda tangan. Syaratnya cuma bawa Kartu Keluarga dan akta kelahiran.
Faktanya, kebutuhan akan layanan ini terbilang mendesak. Di tahun 2026 ini saja, ada 182.412 penduduk DKI yang wajib merekam e-KTP untuk pertama kalinya. Tapi sayangnya, angka realisasinya masih jauh dari harapan. Baru kurang dari 10 persen yang sudah mengurusnya.
"Masih terdapat 164.443 jiwa yang belum rekam, sebagian besar kelompok usia pemula dan warga dengan keterbatasan waktu. Melalui Jumat Petang, kami berupaya menjangkau kelompok tersebut," ungkap Denny lagi.
Gagasan ini langsung disambut hangat oleh kalangan sekolah. Seperti diungkapkan Albaini Zuhdi, Kepala SMAN 81 Jakarta. Selama ini, siswa-siswinya kerap terkendala karena loket layanan tutup saat mereka baru pulang sekolah.
"Dengan perpanjangan jam layanan, siswa kami bisa foto e-KTP sepulang sekolah. Bahkan Dukcapil juga rutin jemput bola ke sekolah-sekolah,"
ujarnya.
Di sisi lain, Denny menegaskan komitmen Dukcapil DKI untuk terus berbenah. Transformasi layanan menjadi kunci, dengan target layanan yang adaptif, mudah, cepat, dan tentu saja tetap gratis. Ia juga mengingatkan bahwa data kependudukan yang akurat adalah fondasi penting bagi kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.
Memang, sesuai undang-undang, setiap penduduk wajib melaporkan berbagai peristiwa penting seperti kelahiran, kematian, hingga perpindahan domisili. Nah, program Jumat Petang ini tidak hanya untuk e-KTP pemula. Layanan lain seperti pembuatan KK, KIA, laporan pindah, hingga pencatatan akta kelahiran dan kematian juga bisa diurus.
Sebagai informasi, Dukcapil DKI punya beberapa program serupa. Ada SAPA (Sabtu Pelayanan Adminduk) setiap minggu ketiga, plus layanan jemput bola yang mendatangi sekolah, pemukiman, dan perkantoran.
Bagi yang butuh klarifikasi lebih lanjut, silakan hubungi call center di 1500-031 atau WA Jawara di 0812-120-120-31. Bisa juga cek akun resmi @dukcapiljakarta atau kunjungi situs resminya.
Artikel Terkait
Uya Kuya Laporkan Akun Penyebar Hoaks Tuduhan Punya 750 Dapur MBG ke Polda
AHY Tegaskan Fondasi Indonesia di Masa Depan Ada pada Infrastruktur dan SDM Maritim
Ketua GPK Bantah Isu Pemecatan Massal di PPP, Sebut Hanya Penataan Biasa
Gus Ipul Tinjau Gedung STIP untuk Program Sekolah Rakyat, Targetkan 30.000 Siswa